Ketua kelompok geng motor Pekanbaru, Riau, Suardirejo alias Klewang (57), tercatat sejak tahun 2011 hingga 2013 telah melakukan tindak pemerkosaan terhadap empat gadis korbannya. Hal itu terungkap dari pengakuan anak buah Klewang.

"Menurut pengakuan sejumlah tersangka anggota-anggota Klewang, si Klewang ini memang telah melakukan pemerkosaan tidak hanya pada satu gadis," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria di Pekanbaru, Minggu (19/5), seperti dikutip Antara.

Pengakuan itu, lanjut dia, kemudian ditelusuri hingga akhirnya ditemukan indikasi ada sebanyak empat orang korban pemerkosaan Klewang.

Kompol Arief mengatakan, seorang korban telah melaporkan perbuatan bejat Klewang ke kantor polisi sebelum ditangkapnya 'pucuk' pimpinan tertinggi kelompok geng motor tersebut.

Seorang gadis ini, kata dia, diperkosa Klewang saat berpacaran di kompleks Stadion Utama Riau yang berada di Kecamatan Tampan, atau di sekitaran lokasi Universitas Riau.

Bahkan korban ini, kata Arief, diperkosa secara bergilir termasuk beberapa anggota geng motor yang disangkakan sebagai 'panglima' Klewang.

"Sementara tiga korban lainnya, sejauh ini memilih untuk tidak melaporkan kasusnya ke polisi," katanya.

Terkait indikasi ini, demikian Kasat Reskrim, aparat masih terus melakukan penyelidikan untuk melengkapi sejumlah berkas perkara tersangka Klewang.

Klewang menurut Kompol Arief telah melakukan aksi-aksi kejahatan di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru sejak tahun 2011.

"Ketika itu (2011) kelompok geng motor yang pertamakali didirikan oleh Klewang bernama XTC," katanya.

Selain pemerkosaan terhadap sejumlah gadis, pria yang memiliki nama lengkap Suardirejo ini juga diduga telah melakukan sejumlah kejahatan lainnya, termasuk merampok, penjambretan, pengrusakan bahkan penganiayaan.


sumber : merdeka.com

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top